RYGAMES
Tersimpan

Console Archives Rhapsody II Rilis 20 Agustus di Switch 2 dan PS5

Bahasa artikel 3 bahasa tersedia
Ringkasan: Console Archives Rhapsody II: Ballad of the Little Princess akan hadir untuk Nintendo Switch 2 dan PlayStation 5 pada 20 Agustus 2026. Di Jepang, game ini
Console Archives Rhapsody II Rilis 20 Agustus di Switch 2 dan PS5 - RYGAMES
Bagikan Artikel
X Hatena Slack Chatwork Facebook Telegram LINE Pinterest Threads Reddit Bluesky LinkedIn Tumblr ChatGPT

Console Archives Rhapsody II Rilis 20 Agustus di Switch 2 dan PS5

Console Archives Rhapsody II: Ballad of the Little Princess akan hadir untuk Nintendo Switch 2 dan PlayStation 5 pada 20 Agustus 2026. Di Jepang, game ini menggunakan judul 『コンソールアーカイブス リトルプリンセス マール王国の人形姫2』 dan dibanderol ¥1.500.

Rilisan terbaru dari Hamster tersebut membawa kembali musical RPG klasik Nippon Ichi Software yang pertama kali diluncurkan pada 1999. Alih-alih membuat remake, pendekatan Console Archives berfokus mempertahankan game original sambil menambahkan sejumlah fungsi modern agar lebih mudah dimainkan di hardware sekarang.

Ringkasan Cepat

  • Judul global: Console Archives Rhapsody II: Ballad of the Little Princess
  • Judul Jepang: コンソールアーカイブス リトルプリンセス マール王国の人形姫2
  • Game original: リトルプリンセス マール王国の人形姫2
  • Format: game
  • Genre: RPG / musical RPG
  • Publisher versi Console Archives: HAMSTER Corporation
  • Original publisher: Nippon Ichi Software
  • Original release: 1999
  • Original hardware: 32-bit home console
  • Tanggal rilis Console Archives: 20 Agustus 2026
  • Platform: Nintendo Switch 2, PlayStation 5
  • Mode: single-player
  • Harga Jepang: ¥1.500
  • Harga halaman internasional Hamster: US$14.99
  • Harga Indonesia: belum diumumkan secara resmi
  • Protagonis: Kururu
  • Orang tua Kururu: Cornet dan Prince Ferdinand
  • Premis: Kururu meninggalkan kastel untuk mencari pangeran idealnya
  • Setting: Marl Kingdom setelah kisah game pertama
  • Karakter pendamping: termasuk para puppet yang membantu dalam petualangan
  • Battle: command-based turn-based RPG dengan sistem yang diperbarui dari pendahulunya
  • Musical scene: kembali menjadi bagian utama presentasi cerita
  • Versi game yang digunakan: Japanese original ROM
  • Bahasa game utama: Japanese
  • Option menu/manual: Japanese, English, French, Italian, German, Spanish
  • English full game: tidak tersedia pada rilisan Console Archives ini
  • Button layout customization: tersedia
  • Rapid-fire settings: tersedia
  • Multiple save points: tersedia
  • Screen size/layout settings: tersedia
  • CRT-style display filters: tersedia
  • Screen noise effects: tersedia
  • Trailer resmi: telah dirilis oleh Hamster

Trailer, Key Art, dan Cuplikan Gameplay

Key Art Console Archives Rhapsody II: Ballad of the Little Princess
Key Art Console Archives Rhapsody II: Ballad of the Little Princess© Visual assets belong to their respective owners. Used for editorial purposes.
Advertisement
Cuplikan trailer Console Archives Rhapsody II: Ballad of the Little Princess© Visual assets belong to their respective owners. Used for editorial purposes.

Kururu Kini Menjadi Protagonis Utama

Rhapsody II memindahkan pusat cerita dari Cornet kepada putrinya, Kururu.

Kururu tumbuh sebagai seorang princess yang energik dan dikenal sebagai gadis yang cukup tomboy di lingkungan kastel. Terinspirasi oleh perjalanan ibunya, ia mempunyai satu impian sederhana: menjelajahi dunia luar dan menemukan pangerannya sendiri.

Sponsored

Keinginan tersebut akhirnya mendorong Kururu meninggalkan kehidupan kastel dan memulai perjalanan.

Premis romantis itu tetap dibungkus dengan karakter eksentrik, humor, konflik fantasy, serta hubungan antarkarakter yang menjadi identitas Marl Kingdom.

Salah satu orang terdekat Kururu adalah sahabatnya, sementara perjalanan juga mempertemukannya dengan berbagai karakter baru dan figur yang mempunyai hubungan dengan generasi sebelumnya.

Advertisement

Musical RPG Tetap Menjadi Identitas Utamanya

Seri Marl Kingdom tidak hanya memakai istilah “musical RPG” sebagai label.

Cerita berkali-kali beralih ke musical scenes, ketika karakter mengekspresikan perasaan dan situasi melalui lagu serta performance. Format tersebut sudah menjadi salah satu karakteristik utama seri sejak Rhapsody: A Musical Adventure.

Rhapsody II melanjutkan pendekatan tersebut dengan jumlah karakter dan cerita yang lebih luas.

Dunia yang terlihat seperti buku cerita, desain karakter yang ekspresif, dan lagu-lagu vokal bekerja berdampingan dengan struktur RPG tradisional.

Karena fokusnya bukan hanya pada pertarungan, hubungan Kururu dengan karakter lain dan pencariannya terhadap “ideal prince” mempunyai porsi besar dalam perjalanan.

Battle Berubah Menjadi Command-Based Turn-Based System

Rhapsody II juga mengubah sistem pertarungan dibanding game sebelumnya.

Nippon Ichi Software menggambarkannya sebagai command-based turn-based battle yang dibuat lebih cepat, sementara Hamster menekankan tactical depth dari battle system yang diperbarui.

Pemain memilih tindakan karakter melalui command dan mengatur party dalam pertempuran melawan berbagai musuh selama perjalanan.

Puppet masih mempunyai peran sebagai teman yang membantu Kururu dalam petualangan dan battle.

Perubahan ini membuat sequel tidak hanya memperluas cerita Marl Kingdom, tetapi juga membawa sistem RPG yang berbeda dari pendahulunya.

Console Archives Mempertahankan ROM Jepang Asli

Hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli adalah pendekatan Hamster terhadap versi ini.

Game utama menggunakan ROM Jepang asli. Jadi meskipun halaman Console Archives mencantumkan Japanese, English, French, Italian, German, dan Spanish, dukungan multibahasa tersebut hanya berlaku untuk option menu dan manual.

Dialog cerita, musical scenes, dan konten utama game tetap menggunakan Japanese.

Hal ini juga membedakan versi Console Archives dari Rhapsody: Marl Kingdom Chronicles, rilisan NIS America yang sebelumnya membawa Rhapsody II dan Rhapsody III ke pasar Barat dengan pendekatan berbeda.

Console Archives lebih diarahkan sebagai preservasi pengalaman original 1999 di hardware modern, bukan sebagai versi lokalisasi baru.

Fitur Modern Membuat Versi Lama Lebih Praktis Dimainkan

Walaupun ROM utama dipertahankan, Hamster membungkusnya dengan berbagai fungsi tambahan.

Pemain dapat mengatur ulang button layout, mengaktifkan rapid-fire untuk input tertentu, dan membuat beberapa save point sesuai kebutuhan.

Tampilan juga dapat diubah melalui pengaturan ukuran serta posisi layar.

Bagi pemain yang ingin mempertahankan kesan hardware lama, tersedia filter yang meniru karakteristik CRT television serta efek screen noise.

Fitur semacam ini menjadi pendekatan utama Console Archives: game tetap dibangun dari versi klasiknya, sementara lapisan emulator dan interface modern mengurangi beberapa keterbatasan hardware lama.

Bukan Versi yang Sama dengan Port Nippon Ichi Software Sebelumnya

Rhapsody II sebenarnya bukan pertama kalinya kembali ke hardware modern.

Nippon Ichi Software sebelumnya sudah menyediakan Little Princess: Marl Kingdom's Puppet Princess 2 melalui versi modern terpisah untuk Nintendo Switch dan PS5, sementara NIS America membawa game ini secara internasional melalui Rhapsody: Marl Kingdom Chronicles.

Rilisan Hamster pada 20 Agustus merupakan produk Console Archives yang berbeda.

Perbedaan paling mudah dikenali adalah filosofi produknya: Hamster menggunakan Japanese original ROM dan menambahkan fungsi kenyamanan dari sisi Console Archives.

Artinya, pemain yang ingin menikmati game dengan English story text perlu memperhatikan bahwa edisi baru ini bukan pengganti versi lokalized yang sudah pernah dirilis.

Kenapa Ini Menarik?

1) Sequel klasik kembali dengan harga yang lebih rendah di Jepang

Harga ¥1.500 memberi opsi lain untuk memainkan Rhapsody II melalui PS5 atau Switch 2 tanpa membeli collection yang lebih besar.

2) Musical RPG masih terasa berbeda hingga sekarang

Perpaduan JRPG dan adegan musikal membuat Marl Kingdom mempunyai identitas yang tetap mudah dikenali bahkan puluhan tahun setelah game original dirilis.

3) Pengalaman original dipertahankan

Hamster tidak mengganti ROM dasar dengan remake. Tujuannya adalah membawa versi klasik ke hardware baru dengan lapisan fungsi modern.

4) Ada satu batas penting untuk pemain internasional

Menu dan manual memang mendukung beberapa bahasa, tetapi game utamanya tetap Japanese. Informasi ini penting sebelum membeli hanya karena melihat English tercantum pada daftar bahasa.

Info Game

Untuk saat ini, informasi penting tambahan yang diketahui adalah:

  • Console Archives Rhapsody II: Ballad of the Little Princess dirilis 20 Agustus 2026
  • platform yang dikonfirmasi adalah Nintendo Switch 2 dan PlayStation 5
  • harga resmi Jepang adalah ¥1.500
  • halaman English Console Archives mencantumkan harga US$14.99
  • harga regional Indonesia belum diumumkan
  • versi ini diterbitkan oleh HAMSTER Corporation
  • original game dikembangkan dan diterbitkan Nippon Ichi Software pada 1999
  • genre resminya RPG
  • game mendukung satu pemain
  • Kururu merupakan putri Cornet dan Ferdinand
  • cerita berpusat pada perjalanan Kururu mencari pangeran ideal
  • musical scenes menjadi salah satu bagian penting dari presentasinya
  • battle menggunakan sistem command-based turn-based
  • Japanese original ROM digunakan untuk game utama
  • English, French, Italian, German, dan Spanish hanya berlaku pada option menu dan manual
  • game content tidak mendapatkan English localization dalam versi Console Archives
  • button layout dapat disesuaikan
  • rapid-fire settings tersedia
  • pemain dapat membuat beberapa save point
  • screen layout dan ukuran tampilan dapat disesuaikan
  • filter CRT dan screen noise tersedia
  • ketersediaan di masing-masing store dapat berbeda menurut region
  • detail resmi tersedia melalui Console Archives Rhapsody II
  • halaman internasional tersedia melalui Console Archives Rhapsody II English
  • informasi game original tersedia melalui Nippon Ichi Software
  • trailer resmi dapat ditonton melalui HAMSTER Corporation di YouTube

Penutup

Console Archives Rhapsody II: Ballad of the Little Princess membawa kembali perjalanan Kururu pada 20 Agustus 2026 melalui Switch 2 dan PS5. Hamster mempertahankan fondasi game 1999 sambil menambahkan save point, konfigurasi kontrol, rapid-fire, serta opsi tampilan untuk hardware modern.

Namun, pemain internasional perlu mencatat bahwa dukungan multibahasa hanya mencakup menu dan manual. Game utama tetap memakai Japanese ROM asli. Di Jepang, versi Console Archives dijual seharga ¥1.500, sementara harga regional Indonesia belum diumumkan.

Reaksi artikel

Baca Juga