RYGAMES
保存済み

SOMBRAS: negative frames Diumumkan, Horror Fotografi First-Person Ini Bawa Shiomi ke Kota Jepang yang Terdistorsi

記事の言語 1 言語に対応
Ringkasan: SOMBRAS: negative frames resmi diumumkan sebagai game first-person narrative horror baru dari Maboroshi Artworks dan publisher Entalto Publishing. Game ini
SOMBRAS: negative frames Diumumkan, Horror Fotografi First-Person Ini Bawa Shiomi ke Kota Jepang yang Terdistorsi - RYGAMES
Bagikan Artikel
X Hatena Slack Chatwork Facebook Telegram LINE Pinterest Threads Reddit Bluesky LinkedIn Tumblr ChatGPT

SOMBRAS: negative frames Diumumkan, Horror Fotografi First-Person Ini Bawa Shiomi ke Kota Jepang yang Terdistorsi

SOMBRAS: negative frames resmi diumumkan sebagai game first-person narrative horror baru dari Maboroshi Artworks dan publisher Entalto Publishing. Game ini dijadwalkan rilis pada Q4 2026 untuk PC via Steam dan konsol.

Game ini mengikuti Shiomi Alterio, mahasiswi fotografi berdarah Jepang-Spanyol yang tinggal di sebuah kota Jepang setelah pindah dari Eropa akibat perceraian orang tuanya. Hidupnya berubah ketika ia terseret ke versi gelap dari kota tempat tinggalnya, dunia yang dipenuhi bayangan lapar dan sosok-sosok perempuan yang terlihat seperti dirinya sendiri.

Dengan fokus pada fotografi, eksplorasi, dan horror ringan bernuansa psikologis, SOMBRAS: negative frames terlihat seperti game yang tidak hanya mengejar rasa takut, tetapi juga membongkar tema identitas, keluarga yang retak, seni, masa muda, dan sisi diri yang terpecah.

Ringkasan Cepat

  • Game: SOMBRAS: negative frames
  • Developer: Maboroshi Artworks
  • Publisher: Entalto Publishing
  • Genre: first-person narrative horror, adventure, simulation, psychological horror
  • Platform: PlayStation 5, Xbox Series, Nintendo Switch, dan PC via Steam
  • Rilis: Q4 2026
  • Karakter utama: Shiomi Alterio
  • Setting: kota Jepang awal 2000-an yang berubah menjadi dark mirror world
  • Mekanik utama: fotografi, eksplorasi, puzzle lingkungan, collectibles, dan upgrade kamera
  • Tema: youth, art, mixed identity, dysfunctional family systems, dan fragmentasi psikologis
  • Bahasa Steam: English, French, Spanish - Spain, dan Japanese
  • Catatan: Bahasa Indonesia belum didukung di halaman Steam
  • Karya sebelumnya developer: Last Time I Saw You

Trailer dan Halaman Steam Resmi

Shiomi Alterio dan Kota Jepang yang Berubah Jadi Cermin Gelap

SOMBRAS: negative frames menempatkan pemain sebagai Shiomi Alterio, seorang mahasiswi fotografi Jepang-Spanyol yang hidupnya sedang berada dalam fase sulit. Setelah perceraian orang tuanya, ia tinggal bersama ayahnya di sebuah kota Jepang yang seharusnya terasa tenang.

Namun, ketenangan itu runtuh ketika Shiomi tiba-tiba terseret ke dimensi gelap yang menyerupai kota tempat tinggalnya. Jalanan yang familiar berubah menjadi ruang liminal yang ganjil, penuh bayangan, dan terasa seperti cerminan buruk dari kehidupan yang ia coba pahami.

Advertisement

Dari premis ini, game membangun horror yang lebih personal. Ancaman tidak hanya datang dari makhluk misterius, tetapi juga dari pecahan emosi, ingatan, dan sisi diri Shiomi yang muncul dalam bentuk sosok-sosok perempuan mirip dirinya.

Screenshot Gameplay Fotografi dan Dunia Gelap Shiomi

Deretan screenshot gameplay SOMBRAS: negative frames yang menampilkan eksplorasi first-person, kota Jepang awal 2000-an, kamera Shiomi, dark mirror world, bayangan misterius, puzzle lingkungan, dan momen fotografi horror© Visual assets belong to their respective owners. Used for editorial purposes.

Kamera Jadi Alat Utama untuk Mengungkap Rahasia

Fotografi menjadi mekanik utama dalam SOMBRAS: negative frames. Pemain tidak hanya melihat dunia dari sudut pandang pertama, tetapi juga aktif memotret kejadian aneh, objek tidak wajar, dan momen-momen yang menyimpan petunjuk.

Setelah mengambil foto, pemain dapat mengembangkan film roll untuk membuka informasi baru. Sistem ini membuat kamera terasa seperti alat investigasi, bukan sekadar gimmick visual.

Semakin banyak momen penting yang berhasil ditangkap, semakin besar peluang Shiomi untuk mendapatkan inspirasi dan meningkatkan perlengkapan kameranya. Upgrade ini kemudian dapat membantu pemain menemukan rahasia tambahan yang sebelumnya tersembunyi.

Horror Ringan yang Lebih Fokus pada Atmosfer

SOMBRAS tidak terlihat seperti horror yang hanya bergantung pada jumpscare. Pendekatannya lebih dekat ke light horror dengan atmosfer yang aneh, muram, dan perlahan menekan.

Advertisement

Kota Jepang awal 2000-an menjadi latar yang kuat karena terasa familiar, tetapi juga mudah dibuat tidak nyaman ketika ruang-ruangnya berubah. Jalanan, rumah, lorong, dan tempat sehari-hari bisa berubah menjadi sesuatu yang terasa salah saat pemain masuk ke versi gelapnya.

Rasa takutnya dibangun melalui suasana, bayangan, dan ketidakpastian. Pemain tidak selalu tahu apakah yang mereka lihat adalah ancaman nyata, simbol psikologis, atau bagian dari ingatan Shiomi yang mulai retak.

Alternate Shiomi dan Fragmen Diri yang Terpecah

Salah satu elemen paling menarik dari game ini adalah kehadiran sosok-sosok perempuan yang terlihat seperti Shiomi. Mereka bukan sekadar karakter misterius, tetapi tampaknya berkaitan dengan fragmen psikologis yang harus dihadapi oleh karakter utama.

Konsep ini memberi SOMBRAS rasa yang lebih emosional. Shiomi tidak hanya berusaha keluar dari dunia gelap, tetapi juga harus memahami bagian-bagian dirinya yang terpecah akibat keluarga, identitas campuran, dan masa lalu yang belum selesai.

Dengan tema seperti ini, fotografi menjadi simbol yang pas. Kamera bukan hanya alat untuk mengambil gambar, tetapi juga cara Shiomi melihat ulang dirinya sendiri, merekam luka, dan mencari bentuk utuh dari identitasnya.

Advertisement

Puzzle, Collectibles, dan Pertemuan Berbahaya

Selain memotret, pemain juga akan menghadapi puzzle lingkungan, collectibles, dan momen pertemuan berbahaya dengan entitas gelap. Struktur seperti ini membuat gameplay tidak hanya berjalan sebagai walking simulator, tetapi juga memberi aktivitas investigasi dan tekanan dari ancaman.

Puzzle lingkungan kemungkinan akan mendorong pemain memperhatikan detail tempat, objek, dan perubahan di sekitar kota. Sementara collectibles memberi alasan untuk menjelajah lebih dalam dan memahami lore yang tersembunyi.

Di sisi lain, hostile encounters membuat eksplorasi tidak selalu aman. Pemain harus bertahan dari bayangan dan teror yang mengejar, sambil tetap mencari cara untuk menyatukan kembali fragmen diri Shiomi.

Dari Developer Last Time I Saw You

Maboroshi Artworks sebelumnya dikenal lewat Last Time I Saw You, game naratif yang juga membawa nuansa Jepang, coming-of-age, dan cerita personal. Karena itu, SOMBRAS: negative frames terasa seperti langkah yang masih berhubungan secara rasa, tetapi bergerak ke arah yang lebih gelap.

Jika Last Time I Saw You banyak bermain dengan nostalgia dan emosi masa muda, SOMBRAS tampaknya membawa tema serupa ke ruang horror psikologis. Masa muda, keluarga, dan identitas tetap menjadi fondasi, tetapi kali ini dibalut dengan bayangan, kamera, dan dunia alternatif.

Pendekatan ini membuat SOMBRAS menarik untuk pemain yang menyukai game naratif dengan atmosfer kuat, bukan hanya horror yang mengandalkan aksi atau kejar-kejaran tanpa konteks emosional.

Advertisement

Kenapa SOMBRAS: negative frames Menarik?

Ada beberapa alasan kenapa SOMBRAS: negative frames layak dipantau oleh penggemar horror naratif.

1) Fotografi menjadi pusat gameplay

Kamera digunakan untuk menangkap kejadian aneh, mengembangkan film, dan membuka rahasia baru.

2) Temanya lebih personal

Game ini mengangkat isu identitas campuran, keluarga yang retak, seni, dan fragmen psikologis.

3) Setting Jepang awal 2000-an memberi rasa nostalgia

Kota Jepang yang familiar berubah menjadi dark mirror world yang terasa ganjil dan tidak aman.

4) Horror-nya tidak hanya soal jumpscare

Atmosfer, bayangan, dan simbol psikologis menjadi bagian penting dari rasa takutnya.

5) Datang dari kreator Last Time I Saw You

Maboroshi Artworks sudah punya pengalaman membuat game naratif dengan nuansa emosional yang kuat.

Info Rilis

Untuk saat ini, informasi penting yang sudah diketahui adalah:

Advertisement
  • SOMBRAS: negative frames dijadwalkan rilis pada Q4 2026
  • game akan tersedia untuk PlayStation 5, Xbox Series, Nintendo Switch, dan PC via Steam
  • versi Steam sudah bisa dimasukkan ke wishlist
  • game dikembangkan oleh Maboroshi Artworks
  • publisher game ini adalah Entalto Publishing
  • game membawa sudut pandang first-person
  • mekanik utama berfokus pada fotografi
  • pemain akan memotret kejadian aneh, mengembangkan film roll, dan meng-upgrade kamera
  • game mendukung Steam Achievements, Steam Cloud, dan Family Sharing
  • bahasa yang tersedia di Steam mencakup English, French, Spanish - Spain, dan Japanese
  • Bahasa Indonesia belum didukung di halaman Steam

Penutup

SOMBRAS: negative frames terlihat sebagai game horror naratif yang menarik karena memadukan fotografi, trauma personal, identitas campuran, dan dunia gelap yang menyerupai kota Jepang awal 2000-an. Dengan kamera sebagai alat utama, pemain tidak hanya melihat teror, tetapi juga merekam dan membongkar rahasia di baliknya.

Bagi pemain yang menyukai horror atmosferik, cerita psikologis, dan game dengan mekanik fotografi, SOMBRAS layak masuk daftar pantauan menjelang rilis Q4 2026. Terutama karena proyek ini datang dari Maboroshi Artworks, developer yang sebelumnya menghadirkan Last Time I Saw You.

Reaksi artikel

Baca Juga

星川サラ2ndミニアルバム『Stella Note』全6曲の詳細公開。新曲MVは10月22日公開
5 jam lalu • Pop Culture
星川サラ2ndミニアルバム『Stella Note』全6曲の詳細公開。新曲MVは10月22日公開
にじさんじ所属の 星川サラ が、2ndミニアルバム 『Stella Note』 に収録される全6曲の詳細を公開した。あわせてクロスフェード試聴動画も公開され、 2026年11月25日 の発売を前にアルバム全体の雰囲気を確認できるようになった。 さらに、1曲目の 「圧倒的☆スター星」
『週に一度クラスメイトを買う話』10巻は10月20日発売。前日19日19時から“嬉しいお知らせ”を順次解禁
8 jam lalu • LN News
『週に一度クラスメイトを買う話』10巻は10月20日発売。前日19日19時から“嬉しいお知らせ”を順次解禁
羽田宇佐によるライトノベル 『週に一度クラスメイトを買う話』 の最新10巻が、 2026年10月20日 に発売される。宮城志緒理と仙台葉月の関係は、週に一度、五千円で始まった高校時代から大きく変わり、現在は互いへの嫉妬や独占欲を無視できない段階まで進んでいる。 さらに発売前日の 10月19日19時
『ラブライブ!蓮ノ空女学院スクールアイドルクラブ』2027年1月放送。アニメキービジュアル公開
8 jam lalu • Anime News
『ラブライブ!蓮ノ空女学院スクールアイドルクラブ』2027年1月放送。アニメキービジュアル公開
TVアニメ 『ラブライブ!蓮ノ空女学院スクールアイドルクラブ』 のアニメキービジュアルが、2026年10月18日に公開された。作品は2027年1月から放送予定で、106期を舞台にした新たな物語が描かれる。 今回の発表では、TVアニメが 106期4月から6月まで を描く 全7話構成...
『ぬるめた』2027年TVアニメ化決定。監督は五十嵐海、制作はソワネ
9 jam lalu • Anime News
『ぬるめた』2027年TVアニメ化決定。監督は五十嵐海、制作はソワネ
こかむも氏による4コマ漫画 『ぬるめた』 のTVアニメ化が正式発表された。2026年10月18日の情報解禁にあわせて、 2027年放送予定 であること、ティザービジュアル、そしてメインスタッフが公開されている。 監督は 五十嵐海 、シリーズ構成は 髙橋龍也 、キャラクターデザインは 小笠原真...
『ブラッククローバー』2nd Season、アスタの「最恐バトルビジュアル」公開。第3話でSnow Man「Grandeur」が挿入歌に
19 jam lalu • Anime News
『ブラッククローバー』2nd Season、アスタの「最恐バトルビジュアル」公開。第3話でSnow Man「Grandeur」が挿入歌に
TVアニメ 『ブラッククローバー』2nd Season より、第3話放送後となる2026年10月17日にアスタの新たなバトルビジュアルが公開された。悪魔同化したアスタが断魔の剣を振り下ろそうとする瞬間を、敵側の視点から描いた一枚となっている。 同時に、第3話で Snow Man「Grandeur」