RYGAMES
Tersimpan

DragonSword: Awakening Rilis 23 Juli, Open-World RPG Anime Kini Buy-to-Play

Ringkasan: Versi Awakening menjadi perubahan besar karena kini hadir sebagai game buy-to-play dengan harga 29,99 dolar AS. Format live-service dan sistem gacha dihapus
DragonSword: Awakening Rilis 23 Juli, Open-World RPG Anime Kini Buy-to-Play - RYGAMES
Bagikan Artikel
X Facebook Telegram LINE Pinterest Threads Reddit Bluesky LinkedIn Tumblr ChatGPT

DragonSword: Awakening Rilis 23 Juli, Open-World RPG Anime Kini Buy-to-Play

DragonSword: Awakening resmi dijadwalkan rilis untuk PC via Steam pada 23 Juli 2026. Game ini dikembangkan dan diterbitkan langsung oleh Hound13 Inc., studio Korea Selatan yang sebelumnya merilis DragonSword sebagai game mobile gacha.

Versi Awakening menjadi perubahan besar karena kini hadir sebagai game buy-to-play dengan harga 29,99 dolar AS. Format live-service dan sistem gacha dihapus, sehingga hero dan equipment bisa diperoleh lewat progres cerita serta aktivitas dalam game.

Perubahan ini membuat DragonSword: Awakening langsung menarik perhatian, terutama bagi pemain yang menyukai open-world action RPG bergaya anime tetapi ingin pengalaman premium tanpa gacha.

Ringkasan Cepat

  • Game: DragonSword: Awakening
  • Developer / Publisher: Hound13 Inc.
  • Platform: PC via Steam
  • Tanggal rilis: 23 Juli 2026
  • Harga: 29,99 dolar AS
  • Genre: open-world action RPG, anime-style RPG
  • Engine: Unreal Engine 5
  • Setting: Continent of Orbis
  • Mode: single-player dan online co-op
  • Sistem utama: tag-team action, status ailment combo, companion, Familiar
  • Model bisnis: buy-to-play
  • Catatan penting: gacha dan format live-service dihapus dari versi Awakening
Advertisement

Trailer dan Halaman Steam Resmi

Cuplikan Gameplay

Cuplikan gameplay DragonSword: Awakening

Open-World Anime RPG di Continent of Orbis

DragonSword: Awakening membawa pemain ke Continent of Orbis, dunia fantasy bergaya anime yang dibangun menggunakan Unreal Engine 5. Steam menggambarkan dunianya sebagai open world penuh padang rumput, gua, dungeon tersembunyi, area bawah laut, dan lokasi eksplorasi lain.

Ceritanya mengikuti Lute, seorang anak laki-laki yang bergabung dengan kelompok mercenary. Ketika seekor Dragon legendaris kembali muncul setelah 60 tahun, Lute dan para rekannya harus menelusuri jejak enam pahlawan lama yang dulu berhasil menyelamatkan benua.

Sponsored

Dari konsep ini, DragonSword: Awakening mencoba menggabungkan eksplorasi open world, cerita fantasy klasik, dan aksi cepat bergaya anime.

Sistem Combat Tag-Team dan Familiar

Combat DragonSword: Awakening berfokus pada tag-team action. Pemain bisa berganti karakter dalam pertempuran dan memanfaatkan kemampuan tiap companion untuk membuat combo yang lebih efektif.

Salah satu fitur yang cukup menonjol adalah sistem Status Ailment. Game ini mendorong pemain untuk memakai efek status dan kerja sama antar karakter agar serangan terasa lebih strategis, bukan hanya menekan skill secara acak.

Advertisement

Selain karakter humanoid, pemain juga bisa mengumpulkan Familiars, yaitu companion berbentuk makhluk lucu atau hewan yang membantu perjalanan. Familiars tetap tersedia, tetapi dalam versi Awakening tidak diposisikan sebagai sistem gacha utama.

Dari Gacha ke Buy-to-Play

Perubahan terbesar DragonSword: Awakening adalah model bisnisnya. Versi awal DragonSword di Korea Selatan hadir sebagai game free-to-play dengan elemen gacha. Namun, Awakening disiapkan sebagai versi premium untuk pasar global.

Hound13 menjelaskan bahwa hero dan equipment dalam versi buy-to-play bisa didapatkan melalui cerita dan aktivitas in-game. DLC masih tersedia, tetapi lebih diarahkan ke kosmetik dan Familiar tambahan.

Keputusan ini cukup penting karena membuat DragonSword: Awakening berbeda dari banyak open-world anime RPG lain yang masih mengandalkan sistem gacha dan live-service.

Sengketa Hound13 dan Webzen Masih Jadi Sorotan

Di balik pengumuman rilisnya, DragonSword: Awakening juga masih berada dalam konteks sengketa hukum. Automaton melaporkan bahwa Hound13 sebelumnya memutus kontrak dengan Webzen karena masalah pembayaran fee yang diklaim belum dibayar.

Webzen kemudian menyatakan pemutusan kontrak tersebut tidak memenuhi syarat legal dan dianggap tidak sah. Setelah itu, Webzen menghentikan fungsi pembayaran DragonSword versi Korea dan memproses refund untuk melindungi konsumen.

Ketika Hound13 mengumumkan DragonSword: Awakening sebagai reboot buy-to-play yang diterbitkan sendiri, Webzen dilaporkan mengajukan gugatan dan meminta injunction terhadap game baru tersebut. Meski begitu, untuk saat ini DragonSword: Awakening tetap bergerak menuju jadwal rilis Steam.

Kenapa DragonSword: Awakening Menarik?

Ada beberapa alasan kenapa game ini layak dipantau.

1) Open-world anime RPG tanpa gacha

Ini menjadi nilai jual utama, terutama untuk pemain yang ingin game bergaya Genshin Impact atau Wuthering Waves tetapi dengan sistem premium.

2) Dibuat sebagai versi global yang dirombak

Awakening bukan sekadar port langsung dari versi gacha, tetapi versi yang didesain ulang sebagai buy-to-play.

3) Combat tag-team terlihat cepat

Sistem ganti karakter, efek status, dan companion memberi ruang untuk variasi pertarungan.

4) Co-op tetap tersedia

Selain solo play, game ini juga mendukung online co-op untuk battle dan raid.

5) Dunia Orbis punya potensi eksplorasi luas

Dengan Unreal Engine 5 dan fantasy open world, DragonSword: Awakening punya modal visual yang cukup kuat.

Info Game

Untuk saat ini, informasi penting yang diketahui adalah:

  • DragonSword: Awakening rilis untuk PC via Steam pada 23 Juli 2026
  • game dikembangkan dan diterbitkan oleh Hound13 Inc.
  • model bisnisnya adalah buy-to-play
  • harga yang diumumkan adalah 29,99 dolar AS
  • versi Awakening menghapus sistem gacha dan live-service
  • hero serta equipment bisa diperoleh lewat cerita dan aktivitas in-game
  • DLC kosmetik dan Familiar tambahan tetap tersedia
  • game berlatar di Continent of Orbis
  • cerita berfokus pada ancaman Dragon yang kembali setelah 60 tahun
  • gameplay membawa open-world exploration, tag-team action, dan Familiar
  • co-op mendukung hingga dua pemain untuk battle dan hingga tiga pemain untuk raid

Penutup

DragonSword: Awakening menjadi salah satu open-world action RPG anime yang menarik untuk dipantau karena memilih jalur berbeda dari tren gacha. Dengan format buy-to-play, Hound13 mencoba membangun ulang DragonSword sebagai game premium yang lebih fokus pada progres gameplay.

Meski masih dibayangi sengketa hukum dengan Webzen, jadwal rilis Steam pada 23 Juli 2026 menunjukkan bahwa DragonSword: Awakening tetap disiapkan untuk meluncur. Bagi pemain yang mencari open-world RPG anime dengan eksplorasi, combat cepat, companion, dan tanpa sistem gacha, game ini bisa masuk wishlist.

Reaksi artikel

Baca Juga